Jumat, 27 Maret 2009

nymphomania

Nymphomania
http://www.blogger.com/img/blank.gif
Nymphomania adalah deviasi seksual yang di derita oleh wanita yang tidak akan pernah merasa terpuaskan oleh seorang pria dalam melakukan hubungan seks. Dan bagi penderita laki-laki deviasi seksual ini disebut Satyriasis.
Nymphomania berasal dari kata Yunani yang berarti “gila laki-laki”, yaitu penyakit nafsu birahi yang teramat berlebih-lebihan dan sangat luar biasa mencekam serta memaksa wanita yang menderita penyakit nymphomania yang menjadi “budak seks”. Wanita yang menderita penyakit ini disebut Nymphomaniac, apa yang ia lakukan sesungguhnya bukan atas keinginan mereka yang sesungguhnya. Banyak diantara merekayang merasa tertekan perasaan dan batinnya. Namun mereka tidak kuasa dan tidak berdaya untuk melenyapkan atau sedikitnya mengurangi kebiasaan buruk tersebut.
Cukup banyak wanita penderita nymphomania yang menempuh jalan termudah untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya, yaitu dengan menjadi seorang pelacur. Walaupun relasi seksnya bukan karena didorong oleh factor materi tetapi sebagai pemecahan kesulitannya yang dihadapinya, yaitu untuk bisa berhubungan seks dengan pria sebanyak mungkin.
Bagi wanita yang mengalami nymphomania sangat sulit membedakan antara cinta dan seks. Namun, jika mereka diperlakukan dengan lemah lembut dan penuh kasih saying dari suami atau significant others, niscaya penyakit tersebut dapat sembuh.
Nymphomania masih bisa disembuhkan , terutama jika penderita tersebut memilki tekad yang sangat kuat untuk sembuh dari penyakitnya itu. Yang penting mereka harus berani berkonsultasi dengan Dokter ahli jiwa dan mau bersungguh-sungguh untuk sembuh.

2 komentar:

  1. Apakah penyakit ini selalu identik dengan hypersex? Apakah ada level rendah yang akiabtnya adalah hyper kasih sayang dari banyak laki2?


    Trims

    BalasHapus
  2. ya. nymphomania memang di identikan dengan hiperseks, hyper seks sangat situasional, sulit untuk mendiagnosis seseorang menderita hiperseks sebagai deviasi seksual atau kelainan seksual. pasangan suami istri muda atau baru menikah, pasangan suami istri yang sudah lama tidak bertemu, itu bisa mengalami hiperseks, hanya itu dalam kategori normal. sedangkan nymphomania tidak situasional, mereka tidak bisa mengendalikan dorongan seksualnya, dan mereka sulit mendapatkan kepuasan seksual. penderita nymphomania akan sangat mengalami krisis kasih sayang dari laki-laki/wanita. karena setiap laki-laki pasangan seksnya hanya memberikan layanan seksual, tidak memberikan kasih sayang. nymphomania sangat membutuhkan kasih sayang yang sejati dari seorang kekasih sejati.

    BalasHapus